Untitled (3)


Seperti daun kering di ujung ranting,

bertahan ditampar hujan, bergetar ditiup angin.

Seperti kerikil di tepi sungai,

memecah seribu ditendang.

Serpihnya bertahan sepanjang alir.

Seperti pepohonan di sepanjang langkahmu,

Meranggas menghindar kering,

mencuri napas di tengah kemarau.

Seperti tujuanmu di balik pintu,

hanya kau yang melihat.

Namun hanya aku yang mengerti.

Seperti titik-titik bintang ketika malam.

Bersinar, lalu hilang.

 

Malang, 13 Februari ’10

19:17

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s