malam


Apakah yang disembunyikan bintang,

dalam tatapan kerlipnya?

dan yang ingin dibisikkan malam ketika napasnya menghembus pelan. 

Apakah ia sedang memakna kesedihan, ataukah aku yang menyelipkan dalam keheningan pelukannya?

Pernahkah ia akan mengerti, berapa dari kami yang bersembunyi dna menemukan ketenangan

dalam ketiadaan cahata,

setiap ia datang menghalau siang?

 

Malang, March 18th 2013, 1.59 a.m

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s